Kebakaran Lahan Satu Hektare di Kompleks Perumahan Puspom TNI AD Cileungsi Berhasil Dipadamkan

    Kebakaran Lahan Satu Hektare di Kompleks Perumahan Puspom TNI AD Cileungsi Berhasil Dipadamkan
    Pemadaman Kebakaran

    BOGOR – Kebakaran melanda lahan kosong milik Perumahan Puspom TNI AD Purna Bhakti Pertiwi di Kampung Rawailat RT 05/RW 09, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 16.10 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar kompleks perumahan.

    Babinsa Desa Dayeuh Peltu Budi Argandi menerima laporan setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah lahan kosong yang berada di belakang kompleks perumahan. Lahan yang terbakar merupakan bagian dari lahan milik kompleks tersebut dengan luas keseluruhan sekitar 5 hektare, sementara area terdampak diperkirakan sekitar 1 hektare.

    Setelah menerima laporan, Babinsa langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Sektor Cileungsi dan menuju lokasi untuk memastikan kondisi serta membantu penanganan bersama petugas dan warga.

    Warga sekitar turut melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

    Sekitar pukul 17.30 WIB, satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran Sektor Cileungsi tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke area lainnya.

     "Setelah menerima laporan adanya kebakaran, saya langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Sektor Cileungsi dan menuju lokasi untuk memastikan kondisi serta membantu penanganan bersama petugas dan warga, " kata Peltu Budi Argandi.

    "Warga juga bergerak cepat membantu melakukan pemadaman secara manual. Setelah petugas Damkar tiba, penanganan dilakukan bersama-sama untuk mencegah api meluas ke area permukiman, " ujarnya.

    Sekitar pukul 18.30 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan dan dilokalisir. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan serta pengecekan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

    Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, sedangkan kerugian materiil dilaporkan nihil.

    Untuk penanganan dan pengamanan lokasi, Peltu Budi Argandi bersama empat personel patroli dari Polsek Cileungsi serta dua anggota Satgas Linmas berada di lokasi membantu proses pemadaman, pengamanan, dan memastikan situasi tetap kondusif.

    Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu oleh tindakan dua orang warga sekitar yang membakar lahan menggunakan bensin. Dugaan penyebab tersebut masih menjadi informasi awal dan memerlukan penanganan serta pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

    Peltu Budi Argandi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih dengan menggunakan bahan yang mudah terbakar, karena dapat menyebabkan api cepat meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.

     "Saya mengimbau kepada seluruh warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kondisi api dapat dengan cepat membesar dan membahayakan permukiman maupun keselamatan warga, " pungkasnya.

    Hingga laporan terakhir, situasi di lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas masih melaksanakan proses pendinginan serta pengecekan untuk memastikan lokasi benar-benar aman.

    (PERS) 

    budi argandi endang lili s.sos rizal dwijayanto kosasih
    Budi Argandi

    Budi Argandi

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Pasirangin Kawal Penyaluran Bantuan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Tiga Masjid di Kota Tanjung Pinang
    Polres Metro Tangerang Kota Kenalkan Pemanfaatan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab kepada Pelajar
    Kegiatan Sambang Warga dalam KKYD, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Hindari Main Hakim Sendiri
    Pastikan Pelayanan Prima, Kapolres Metro Tangerang Kota Cek Gedung Pelayanan dan Command Center
    Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran MDMB-4en-PINACA, 76,35 Gram Diamankan

    Ikuti Kami